TwitterFacebookGoogle+

Komunikasi Buruk Ingin Bercerai dengan Suami

Saya menikah tahun 2014 lalu. dengan pria pilihan saya. yg dulu sempat tidak direstui oleh ke dua orang tua saya. sejak awal menikah suami belum memberi saya nafkah (menurut saya). kita berdua sama2 k…

29 Apr 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad Comments (1)

Jatuh Cinta dengan Rentang Usia 40 tahun

Saya Anes 19 thn, saya sudah melakukan kesalahan terbesar krn mencintai pria (59thn) beristri. Ini dimulai dari dia yang bnyk membantu saya di sekolah (saat sma) maupun diluar sekolah. Tanpa saya sada…

30 Mar 2018 Konsultasi Cinta Sayed Muhammad No comments

Istri Posesif dan Keinginan Seksual Suami yang 'Nyeleneh'

Dear Bp Sayed Muhammad. Belakangan ini sering timbul perdebatan antara sy & suami, perihal kategori sepele & tidak sepele. Sy sering x bingung, pa yg sebaiknya & seharusnya sy lakukan ? Se…

30 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Bertubuh Gemuk

Assalamualaikum, saya ingin menanyakan yang mungkin hal sepele tapi sangat mengganggu hati dan pikiran saya. Semua itu bermula karena fisik saya. Saya memang bertubuh besar, sementara di keluarga besa…

24 Mar 2018 Konsultasi Kepribadian Sayed Muhammad No comments

Suami Berselingkuh Berkali-kali

Dari 3 bulan menikah suami saya sudah berselingkuh. ketahuan melalui voice note. saya hamil 8 bulan suami saya masih berselingkuh. dan anak kdua umur 4 bulan suami saya kembali berselingkuh. dari semu…

20 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Tidak ada Motivasi untuk Hidup

Saya wanita 34 tahun, sudah menikah, anak 1, bekerja fulltime. Saya sdh menikah 8 tahun. Pernikahan saya hancur namun belum bercerai karena anak meminta kami tidak bercerai. Sudah 2 tahun saya dan sua…

20 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Suami Lebih Memilih Smartphone Dibandingkan Istri

Selamat sore bapak. Kami sudah menikah hampir 8tahun. 5 tahun dari perkawinan kami tinggal berjauhan (sy di Jakarta & punya Kerjaan di Jakarta sedang suami di tangsel). Suami sering minta sy untuk…

15 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Tidak Perawan Lagi

Selamat pagi mbak, saya merasa stress.. sebelumnya nama saya Aulya umur saya masih 16 tahun, saya jomblo juga hehehe, saya belum menikah dan belum pernah melakukan seks. Keinginan terbesar saya menika…

11 Mar 2018 Konsultasi Remaja Sayed Muhammad No comments

Muallaf Mengalami Kekerasan dari Suami

Assalamualaikum, Saya sudah menikah jalan 6 bulan. Suami saya 34 tahun, duda dgn 1 anak yang sampai sekarang masih ikut ibu kandungnya dan belum menikah lagi di Majalengka. Kami berdua bertemu di temp…

10 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Istri Selingkuh dan Menuntut Cerai

Saya (28) dan istri (22) saya menikah ketika istri saya sudah hamil 5 bulan. Kami sudah menjalani kehidupan rumah tangga selama 3 tahun dan baru dikaruniai satu anak yang saat ini usianya jalan 2 tahu…

08 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
spaceatas

Pacaran Jarak Jauh

200x200Saya pacaran dengan pacar saya memang baru 5 bulan tapi karena usia kami berencana untuk segera menikah. usia pacar saya 32 th. Kami memang berpisah jarak saya di Malang dan pacar saya di T.Agung. Bagaimana menyakinkan pacar saya bahwa saya menyayanginya walo kami berjauhan jarak, dan selama ini kami bertemu 2 minggu sekali

Pegawai Swasta – Malang

Dear…

Hubungan jarak jauh pada dasarnya merupakan hubungan yang tidak sehat, namun memperhatikan intensitas pertemuan Anda berdua cukup kerab, maka hubungan cinta jarak jauh antara Anda berdua tidak bermasalah, masih dalam taraf normal dalam sebuah hubungan. Kendalanya mungkin hanya pada kesiapan memberi dukungan pada pasangan setiap saat atau saat dibutuhkan.  Ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas hubungan Anda berdua;

1) Buatlah relationship rule secara bersama, apalagi hubungan Anda berdua sudah pada tahap serius. Relationship rule berupa komitmen Anda berdua, tujuan hubungan ini, sampai pada tahap-tahap pemenuhan kebutuhan Anda berdua. Bicaralah masalah ini sesuai dengan kepribadian Anda berdua, jangan kaku apalagi terkesan terlalu dibuat-buat, biarkan mengalir dengan sendirinya, caranya dapat dimulai dengan pemecahan masalah sendiri atau perandaian kasus yang dapat terjadi dalam sebuah hubungan cinta.

2) Pertemuan jangan selalu sesuai dengan jadwal yang terencana, usahakanlah pertemuan-pertemuan yang tidak terduga di luar rencana yang pernah disusun. Tubuh secara psikologis akan “mempersiapkan” diri Anda secara terencana bila Anda nantinya bertemu pasangan Anda sesuai dengan jadwal. Bagaimana reaksi Anda berdua bertemu tanpa sesuai dengan jadwal, lihatlah perbedaan yang muncul!

3) Dalam setiap kali pertemuan hendaklah; – Jangan menjadikan moment spesial dalam setiap kali pertemuan, misalnya saja berdandan secara mencolok dalam seiap kali pertemuan, bertemu di tempat-tempat tertentu seperti cafe, resto secara terus-menerus, dan sebagainya. – Biasanya, karena minimnya pertemuan tatap muka dan kebersamaan, setiap pasangan berusaha menunjukkan perilaku terkontrol (istilahnya; jaga image) akibatnya pasangan melihat hal-hal baik saja, perilaku negatif menjadi kabur. Tunjukkanlah kepribadian negatif Anda (yang menjadi kebiasaan) lihatlah reaksi dari pasangan Anda, bila mengganggu bahaslah masalah ini agar tidak menjadi cacat karakter nantinya (fatal flaws )

4) Jangan menyeleksi suasana perasaan tertentu saja selesai pertemuan. Perasaan bahagia, rasa senang sampai pada eforia mungkin adalah wajar kita alami setelah bertemu dengan pujaan hati, akan tetapi rasa senang secara berlebihan perlu dikaji kembali dengan pikiran rasional. Biarkan emosi Anda berbicara dan berkembang dengan sendiri, misalnya saja, pada pertemuan sebelumnya pasangan Anda marah, akan tetapi dengan rayuannya hubungan Anda dapat kembali baik, bahkan ia dapat membuat Anda senang dan gembira. Jangan pernah lupa, penyebab bagaimana ia marah, bagaimana ia mengekspresikan amarahnya, bagaimana perasaan-perasaan Anda saat itu.

5) Tetaplah berkomunikasi dengan cara apa pun! Tetap terus berkomunikasi baik lewat SMS, email maupun surat akan memperdalamkan kualitas hubungan Anda berdua!  Mengenai pertanyaan Anda bagaimana meyakinkan pasangan Anda dalam hubungan cinta jarak-jauh ini sangatlah tergantung bagaimana Anda menjalani hubungan tersebut, bagaimana persepsi Anda berdua terhadap relationship rules yang Anda susun berdua, komitmen, dan tujuan dari hubungan Anda berdua. Satukan persepsi bagaimana cara pandang dalam menjalani hubungan cinta Anda berdua. Intensitas komunikasi memegang peranan penting dalam hubungan Anda berdua.

Konselor :ayed

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini.

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
loading...
supportbawah
logobawah

Disclaimer

konsultasi-icon

Konseling terbaik adalah dengan melakukan konseling langsung (tatap muka), konseling melalui email memiliki banyak kekurangan, kekurangan tersebut menjadi pertimbangan dari bias permasalahan yang oleh klien. Jawaban konselor tidak menjamin gambaran keseluruhan permasalahan yang dihadapi oleh klien karena keterbatasan halaman.

Categories

Konsultasi Terbaru

logobawah

 

 

artikel198 Post comment 313 Diskusi facebook 821 Likes tweet 47 Follower

Sebelum mengirim konsultasi sebaiknya melakukan pencarian pokok permasalahan yang sudah dibahas terlebih dahulu. Pikirdong tidak akan membahas atau menjawab konsultasi yang pernah dibahas. Terimakasih