TwitterFacebookGoogle+

Jatuh Cinta dengan Rentang Usia 40 tahun

Saya Anes 19 thn, saya sudah melakukan kesalahan terbesar krn mencintai pria (59thn) beristri. Ini dimulai dari dia yang bnyk membantu saya di sekolah (saat sma) maupun diluar sekolah. Tanpa saya sada…

30 Mar 2018 Konsultasi Cinta Sayed Muhammad No comments

Istri Posesif dan Keinginan Seksual Suami yang 'Nyeleneh'

Dear Bp Sayed Muhammad. Belakangan ini sering timbul perdebatan antara sy & suami, perihal kategori sepele & tidak sepele. Sy sering x bingung, pa yg sebaiknya & seharusnya sy lakukan ? Se…

30 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Bertubuh Gemuk

Assalamualaikum, saya ingin menanyakan yang mungkin hal sepele tapi sangat mengganggu hati dan pikiran saya. Semua itu bermula karena fisik saya. Saya memang bertubuh besar, sementara di keluarga besa…

24 Mar 2018 Konsultasi Kepribadian Sayed Muhammad No comments

Suami Berselingkuh Berkali-kali

Dari 3 bulan menikah suami saya sudah berselingkuh. ketahuan melalui voice note. saya hamil 8 bulan suami saya masih berselingkuh. dan anak kdua umur 4 bulan suami saya kembali berselingkuh. dari semu…

20 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Tidak ada Motivasi untuk Hidup

Saya wanita 34 tahun, sudah menikah, anak 1, bekerja fulltime. Saya sdh menikah 8 tahun. Pernikahan saya hancur namun belum bercerai karena anak meminta kami tidak bercerai. Sudah 2 tahun saya dan sua…

20 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Suami Lebih Memilih Smartphone Dibandingkan Istri

Selamat sore bapak. Kami sudah menikah hampir 8tahun. 5 tahun dari perkawinan kami tinggal berjauhan (sy di Jakarta & punya Kerjaan di Jakarta sedang suami di tangsel). Suami sering minta sy untuk…

15 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Tidak Perawan Lagi

Selamat pagi mbak, saya merasa stress.. sebelumnya nama saya Aulya umur saya masih 16 tahun, saya jomblo juga hehehe, saya belum menikah dan belum pernah melakukan seks. Keinginan terbesar saya menika…

11 Mar 2018 Konsultasi Remaja Sayed Muhammad No comments

Muallaf Mengalami Kekerasan dari Suami

Assalamualaikum, Saya sudah menikah jalan 6 bulan. Suami saya 34 tahun, duda dgn 1 anak yang sampai sekarang masih ikut ibu kandungnya dan belum menikah lagi di Majalengka. Kami berdua bertemu di temp…

10 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

Istri Selingkuh dan Menuntut Cerai

Saya (28) dan istri (22) saya menikah ketika istri saya sudah hamil 5 bulan. Kami sudah menjalani kehidupan rumah tangga selama 3 tahun dan baru dikaruniai satu anak yang saat ini usianya jalan 2 tahu…

08 Mar 2018 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sayed Muhammad No comments

File 2015

Anda dapat mengechek konsultasi yang Anda kirim tidak dijawab oleh konselor karena pokok permasalahan sama, tidak dapat dimengerti atau hal lainnya, silahkan melakukan searchi…

10 Oct 2015 Lain-lain adminpd No comments

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
spaceatas

Istri Jatuh Cinta Pada Atasan

200x200Saya karyawati swasta, menikah hampir 10 th, 2 anak, lucu2 & pintar, suami baik, tampan & sangat mencintai saya. Dia juga pekerja keras, mapan secara financial. Dari luar kehidupan rumah tangga kami terlihat sempurna. Dan saya juga bahagia dgn pernikahan ini. Th 2000 saya mempunyai atasan laki2 (X) berusia lbh tua dr saya. Beliau juga baik dan sudah berkeluarga. Awalnya hubungan kami hanya sebatas hubungan kerja. Semakin lama, saya menyadari bahwa ada perasaan lain di hati saya untuk X. Begitu besarnya perasaan tsb, membuat saya tidak dapat lagi bekerja bersama2 dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari perush tsb. Perasaan ini tidak pernah diketahui oleh siapa pun. Juga oleh X. Jauh dalam lubuk hati saya, saya merasa X juga memiliki perasaan yang sama. Selama bekerjasama, beliau tidak pernah berbuat apapun di luar konteks pekerjaan. Usai mengundurkan diri, saya bekerja di perushaan lain, dgn harapan tidak akan bertemu lg dgn X dan mungkin perasaan ini akan hilang dgn sendirinya. Namun ternyata tidak demikian. 6 Bulan setelah saya pergi dari perush lama, secara tidak sengaja, kami bertemu di sebuah tempat umum. Entah mengapa, tiba-tiba saat itu kami berdua saling menceritakan apa yang selama ini ada dalam hati kami. Dan benar, beliau juga ternyata punya perasaan yang sama thd saya. Tapi kami sadar, bahwa apa yang kami rasakan bukan pada tempatnya. Waktu berlalu selama bertahun-tahun saya jarang sekali kontak dgn X. Bertemu? hanya 1 kali dalam satu tahun. Namun entah mengapa, apabila ada kejadian2 penting dalam kehidupan kami (keluarga atau pekerjaan) kami selalu bercerita. Ada suatu ikatan batin, yang membuat kami merasa perlu untuk bertukar cerita atau pikiran. Satu hal yang sangat mengganggu saya adalah ternyata perasaan ini terlalu besar juga perasaan rindu yang sangatlah menyiksa batin. Saya sering sakit apabila rasa itu datang menghampiri. Saya menyibukkan diri dgn berbagai macam kegiatan. Namun belum berhasil. Saya coba mendekatkan diri dgn Tuhan, namun masih saja rasa itu ada. Saya tidak dapat bertemu dgn X. Kami hanya saling email & sms saja. Seringkali terjadi, saya memiliki mimpi yang sama dgn X. Apa yang sedang menimpa dirinya, akan saya ketahui dari mimpi. Begitu juga sebaliknya. Kami seperti memiliki suatu ikatan batin yang tidak masuk akal. Mohon bantuan dan saran dari Bapak. Apa yang harus saya lakukan. Saya hanya ingin rumah tangga saya bahagia, selamat dunia & akhirat.  Salam.

Karyawan Swasta – Jakarta

Salam…

Ikatan bathin yang Anda sebutkan pada email, merupakan hal yang lumrah dapat terjadi pada siapapun. Namun ikatan bathin yang muncul diantara hubungan Anda dengan X sebenarnya disebabkan oleh cara pandang Anda terhadap X yang berubah, bukan sebagai atasan Anda semata, tapi justru kebiasaan sikap dan perilaku sehari-hari Anda di kantor mengubah pikiran-pikiran Anda sendiri dibawah sadar. Kenapa?

Pada wanita karir yang telah menikah, biasanya menghabiskan 8 jam setiap harinya di kantor, dan hanya 4 jam secara (bila) efektif digunakan untuk komunikasi dengan suaminya. Perbandingan waktu ini tidak seimbang, energi Anda telah terkuras setengahnya di kantor dan sisanya (rasa lelah) terpakai untuk berinteraksi dengan anggota keluarga termasuk suami. Selama 8 jam di kantor Anda juga bergaul dengan rekan-rekan kerja, tentunya totalitas waktu untuk “mengamati” perilaku rekan kerja lebih banyak dibandingkan dengan suami, hal ini membuat Anda dapat menangkap hal-hal positif lebih banyak pada rekan kerja (X dalam kasus ini) dibandingkan suami Anda sendiri.

Permasalahan yang sebenarnya yang Anda hadapi adalah kurangnya komunikasi dengan suami Anda. Secara kodrati, sifat-sifat kewanitaan untuk didengarkan oleh suami merupakan “kebutuhan dasar” yang ada pada setiap wanita modern sekalipun. Mungkin Anda beranggapan bahwa tanpa adanya perselisihan dalam rumahtangga meskipun komunikasi yang jarang, Anda menganggap bahwa semua berjalan baik-baik saja, akan tetapi inilah yang dapat menjadi sumber konflik awal retaknya sebuah hubungan.   Sebelum kita mencari solusi ada beberapa hal yang perlu Anda sadari, sebagai pondasi keluarga Anda, hal ini merupakan penting sebagai tameng kewaspadaan, menanamkan pikiran bawah sadar Anda bahwa;

1) Anda telah melewatkan waktu 10 tahun lamanya bersama suami, perjalanan cinta yang panjang melewati suka duka bersama, apakah hubungan tersebut harus hancur dikarenakan satu orang yang muncul dalam kehidupan Anda?

2) Anda mempunyai keluarga, terdiri dari dua anak yang lucu-lucu dan suami yang tampan, bekerja keras dan telah mapan, apakah Anda harus meninggalkan mereka yang begitu mencintai Anda karena hanya bertemu satu orang yang baru Anda kenal tak lebih dari beberapa tahun?

3) Apakah Anda harus menghancurkan semua kenangan Anda bersama anggota keluarga, berpura-pura bahwa Anda seakan-akan hidup baru dengan orang lain yang baru saja Anda kenal?

4) Apakah Anda tega menghancurkan beberapa perasaan, cinta dan harapan-harapan dari dua buah keluarga yan pernah terbentuk? Ingatlah X juga sudah berkeluarga, apakah Anda harus menghancurkan sebuah keluarga lain dan atau barangkali seorang wanita yang begitu mencintai X, sama halnya Anda mencintai suami Anda?  Permasalahan yang Anda hadapi sekarang ini merupakan masalah kecil dibandingkan nantinya bila Anda salah dalam mengambil keputusan, apalagi Anda bercerita bahwa dalam keluarga Anda tidak ada masalah samasekali. Saya menyarankan sebaiknya Anda memperbaiki hubungan terlebih dahulu, apalagi kesalahan-kesalahan suami bukanlah suatu bentuk cacat karakteristik barangkali ia hanya kurang mampu dalam berkomunikasi.

Perbaiki hubungan Anda;

1) Usahakanlah Anda mempunyai sedikit waktu untuk berkomunikasi sepulang dari kantor, tidak diperlukan bicara terlalu panjang, beberapa tindakan yang penting; – Mengusap dada suami; penelitian menunjukkan pria yang letih sepulang dari kantor mendapatkan energi setengah kembali yang ia habiskan pada pekerjaan di kantornya. Pada istri berupa pelukan yang hangat.

2) Komunikasi tetap berjalan di meja makan 3) Habiskan waktu untuk selalu bersama mesti dalam waktu sesaat

4) Ketika suami mengalami masalah, tanyakanlah akan tetapi jangan dipaksa untuk berbicara bila ia tidak berkeinginan untuk menceritakan, berikanlah waktu untuknya.

5) Ubah posisi tidur Anda, lebih baik salaing berhadapan, atau berpelukan

6) Jangan langsung tidur usai bercinta, bicaralah saling menatap, hal yang wajar pria berkeinginan untuk tidur usai bercinta, pria mengeluarkan lebih banyak energi dibandingkan wanita, akan tetapi pria paling tidak akan bersedia menyediakn 5 menit setelah untuk berkomunikasi. Manfaatkan waktu itu!

7) Ambil waktu senggang untuk liburan hanya untuk Anda berdua. Bulan madu untuk kedua kalinya? Kenapa tidak?

8) Selama Anda masih berkomunikasi dengan X, Anda akan sulit melakukan pelbagai perbaikan diri, matikan HP, ganti nomor dan jangan menghubungi X untuk sementara waktu dan hentikan khayalan-khayalan tentang X, kecuali jika Anda telah menemukan kekuatan cinta sejati, Anda boleh menemui X dan Anda akan merasakan perbedaan-perbedaan itu. X is nothing! 9) Perbaiki ibadah, Anda akan menemukan makna dari iman yang sebenarnya. Semoga sukses!

Konselor :ayed

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...
supportbawah
logobawah

Disclaimer

konsultasi-icon

Konseling terbaik adalah dengan melakukan konseling langsung (tatap muka), konseling melalui email memiliki banyak kekurangan, kekurangan tersebut menjadi pertimbangan dari bias permasalahan yang oleh klien. Jawaban konselor tidak menjamin gambaran keseluruhan permasalahan yang dihadapi oleh klien karena keterbatasan halaman.

Categories

Konsultasi Terbaru

logobawah

 

 

artikel197 Post comment 312 Diskusi facebook 821 Likes tweet 30 Follower

Sebelum mengirim konsultasi sebaiknya melakukan pencarian pokok permasalahan yang sudah dibahas terlebih dahulu. Pikirdong tidak akan membahas atau menjawab konsultasi yang pernah dibahas. Terimakasih