Serangan Panik, Bisakah Hidup Normal Kembali?

Assalamuailakum Wr.Wb ibu Hasan, saya ingin berkonsultasi, sebelumnya saya ingin menjelaskan yang saya alami saat ini, pada tahun 2010 di…

20 Mar 2014 Konsultasi Kepribadian adminpd No comments

Apakah Saya Hiperseks?

Saya perempuan berusia 22 tahun, dan sudah menjalani hubungan dengan pacar saya (usia 27 tahun) selama 2 thn 3 bln,…

20 Mar 2014 Konsultasi Kepribadian adminpd No comments

Teman Gay Apa yang Harus Saya Lakukan?

Assalamu'alaikum pak. trimakasih sebelumnya . Saya Indri seorang tenaga medis dan karyawati swasta. pak apa yang harus saya lakukan jika…

20 Mar 2014 Konsultasi Umum adminpd No comments

Agar Tidak Terpengaruh Curhatan Teman

Saya sangat bersyukur dapat menemukan blog ini. Mungkin mewakili semua pembaca dan pengguna layanan ini saya ingin menyampaikan terima kasih…

07 Mar 2014 Konsultasi Umum adminpd No comments

Tidak Ingin Dipoligami

Assalamualaikum wr wb Selamat pagi Pak Sayed. Semoga Bapak dan keluarga dalam kondisi sehat dan berkecukupan. Bapak, ada yang saya tanyakan.…

05 Mar 2014 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga adminpd No comments

Bertengkar Terus dengan Suami

Assalamualaikum Saya karyawati sekaligus ibu dari 2 anak. Saya dan suami baru menikah sekitar 5 tahun.dan selama itu kami tinggal berjauhan.…

28 Feb 2014 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga adminpd Comments (1)

Putus Cinta Bikin Depresi

Assalamualaikum.. bapak saya Ifa.sebelumnya terima kasih atas wakyunya. saya mahasiswa semester 6 di salah satu PT. 3 bulan lalu saya…

23 Feb 2014 Konsultasi Cinta adminpd No comments

Sekolah Pilihan Orangtua

Halo, saya monika berumur 15 tahun, kelas 1 SMA. diumur yang labil ini saya tau bahwa saya harus berhati-hati dalam…

23 Feb 2014 Konsultasi Remaja adminpd No comments

Istri Boros Ingin Cerai

Assalamu'alaikum,.. sy seorang suami, mempunyai 3 orang anak. anak ke 1&2 laki-laki 1 anak perempuan (terakhir). usia sy 40 thn.…

30 Jan 2014 Konsultasi Pernikahan dan Keluarga adminpd No comments

Rasa Cemas Tidak Hilang

Salam Kenal, Nama panggilan saya husni, saya memiliki masalah kehilangan kestabilan dan berbagai rasa cemas s3jak beberapa tahun yg lalu,…

30 Jan 2014 Konsultasi Kepribadian adminpd No comments

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
bannertop

Istri Pemarah

Istri saya sangat mudah emosi terhadap yang tidak mengenakan dirinya. Hampir pada semua kegiatan yang bermasalah pasti dia emosi. Dan bila emosinya memuncak dan sedikit ada hubungan dengan ibu saya (mertua), emosi akan dipindahkan kepada ibu saya, emosi tidak terkendali pada sisi kata-katanya …semua kata-kata baik, kotor, menyadur Al Qur’an dan hadist untuk meyakinkan bahwa emosinya itu benar dan selang bersama waktu berangsur-angsur turun dan biasa, tetapi pada saat emosi bila ada orang lain. Contoh pembantu RT kami datang, kata-katanya halus atau ada telepon masuk dari teman yang tidak bermasalah kata-katanya halus menyejukan hati, tetapi setelah itu, ia akan emosi lagi, apa lagi ada hubungannya dengan saya dan ibu saya, dan bila terusik lagi emosi berlipat kadarnya. Bagaimana cara mengendalikannya. Saat ini saya hanya diam dan membiarkan berlalu bersama waktu dan beristighfar.

DR – ??

Munculnya amarah selalu disebabkan oleh alasan tertentu, akan tetapi sangat jarang alasan tersebut dapat dibenarkan sebagai alasan untuk bersikap marah. Saya sangat kagum dengan kesabaran Anda dalam menghadapi kemarahan istri Anda. Ada beberapa hal yang saya ingin katakan sebelum memasuki pembahasan permasalahan Anda.

Pertama, saya berkesimpulan bahwa ibu Anda menetap bersama istri Anda dalam satu rumah. Saya tidak menyalahkan tindakan Anda ini, pada dasarnya Islam tidak mengenal dengan istilah keluarga inti (terdiri dari ayah, ibu dan anak saja). Islam mengajarkan kita untuk berbakti kepada orang tua kita. Terpenting, Islam mengajarkan kita untuk bersilahturahmi mempererat persaudaraan antar sesama muslim. Intinya adalah berbuat baik kepada setiap orang.

Kedua, Al Quran dan Hadist merupakan sumber hukum positif dan tentunya akan tersirat sikap dan perilaku yang positif pula maka hal yang mustahil bila unsur negatif tersirat secara langsung atau tidak langsung di dalamnya. Amarah tidak dibenarkan karena dampak yang muncul adalah negatif. Maka tidak mungkin Al Quran dan Hadist dapat digunakan sebagai alasan tepat untuk membenarkan kemarahan istri Anda.

Ketika marah berlangsung amigdala dalam otak manusia melepaskan beberapa hormon sebagai pemicu stres, seperti CRF (corticotrophin-releasing factor) dan kartisol. Akibatnya terjadi penumpukan kartisol pada aliran darah, hal inilah yang menyebabkan orang akan sulit berpikir secara rasional ketika marah. Aliran darah yang seharusnya mengalir ke kognitif otak menjadi terhambat. Penumpukan kartisol tersebut tidak berangsur hilang ketika amarah telah reda tetapi mengendap beberapa saat dalam darah. Ketika permasalahan lain muncul, tubuh kembali memproduksi kartisol sehingga terus terjadi penumpukan kartisol sehingga masalah sepele pun dapat menjadi pencetus ledakan emosi. Hal inilah yang dialami oleh istri Anda.  Adapun sebaiknya adalah menemukan penyebab hal-hal sebagai stimulus (pemicu) yang menyebabkan istri Anda marah tanpa alasan dengan jelas. Komunikasikan masalah ini dengannya pada waktu yang tepat. Pilihlah waktu ketika suasana hatinya terlihat tenang.   Beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

1. Hampir keseluruhan waktu istri menghabiskan waktunya di rumah, mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga baik setengahnya ataupun secara keseluruhan, maka;  ―berikanlah penghargaan kepada dirinya atas semua yang dilakukannya dan berikanlah pujian kepadanya.

2. Sangat jarang pria setelah menikah melakukan hal-hal seperti yang mereka lakukan ketika masa berpacaran seiring dengan kesibukan pekerjaan, mengurus keluarga. Berikanlah pujian terhadap dirinya, mulailah dengan memuji tubuhnya, katakan bahwa Anda sangat mencintainya.

3. Komunikasikan setiap masalah yang muncul, biasanya wanita akan berbicara sesuatu sebelum pada pokok permasalahan, oleh pria menganggapnya adalah hal yang tidak begitu penting untuk dibicarakan, akan tetapi sebenarnya wanita hanya ingin didengarkan saja. Bila pria dapat menanggapi permasalahan tersebut dengan sabar untuk mendengarkan (saja), maka wanita secara perlahan menemukan kenyamanan untuk mengungkapkan permasalahan yang sedang dihadapinya.

4. Karakteristik merupakan salah satu penentu dari perilaku yang muncul, beberapa konselor dari Amerika sangat menekan pentingnya karakter seseorang dalam meningkatkan hubungan personal yang lebih baik. Ada beberapa orang yang memang karakternya sangat susah untuk diubah, ini bisa saja disebabkan oleh masa lalu dimana ia dibesarkan dalam keluarga, akan tetapi bila ia mempunyai minat dan atensi terhadap perubahan perilaku maka akan mudah untuk mengubahnya.

5. Amarah dapat menjurus pada tingkat  verbal aggression atau bahkan penyerangan secara fisik. Bila individu tidak dapat mengontrol emosinya, sehingga ia melakukan penyerangan baik lisan atau fisik setiap kali ia marah, pada tahap ini maka individu tersebut diharuskan mengikuti konseling secara teratur

Konselor :ayed

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini. Beberapa pengalamannya pernah mengajar di STAIN Malikussaleh untuk bidang studi psikologi pendidikan

attitude_sidebarlayout:
right-sidebar

1 Comment

  1. Alfi Reply

    Saya juga mengalami hal yg sama. Saya mempunyai istri yang sangat tempramental sekali, kalo sudah kumat, bisa bertindak brutal, berteriak-teriak mengucapkan kata-kata kotor, membanting barang, membakar, memecahkan piring, bahkan pernah mau bunuh diri.

    Dari masa pacaran, wataknya emang udah keliatan, sifatnya yang mendominasi saya. Dia pantang untuk dikecewakan, jika ada kemauan, semua harus dituruti, kalo tidak,dituruti, bisa ribut, dan saya makan hati dan sakit hati, dan jujur sifat brutalnya membuat saya seperti selalu diteror dan terancam selain itu dia juga sering mengungkit-ungkit kesalahan saya, seolah saya tidak pernah melakukan kebaikan untuknya. Jika diibaratkan, 1000 kebaikan tidak ada artinya dengan 1 kesalahan, 1 kesalahan ini justru yg lebih asyik baginya untuk diperdebatkan, seolah-olah dia mahluk yang paling sempurna. jika disuruh untuk sama-sama introspeksi diri, dia malah kumat, emosinya memnuncak, karna bagi dia tidak ada yg perlu diintrospeksi dari dirinya, justru saya yg harus banyak introspeksi…whaattt?? Sering saya untuk mengakhiri pernikahan ini, Seringkali. It’s all about the time.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


bannerbottom

Support Kami dengan Banner Anda tanpa Batasan Waktu!

jempolbecekSudah 7 tahun kami bertahan dan tetap memberikan pelayanan gratis untuk konsultasi psikologi. Anda dapat membantu kami menjadi sponsor website konsultasi psikologi - www.pikirdong.org untuk banner unlimited time (tanpa batas waktu) hanya Rp 300.000,-/halaman konsultasi. Dukungan Anda sangat berarti untuk keberlangsungan website ini. Support kami sekarang atau support moril melalui pesan di mailbox kami. Thanks :)

Pikirdong

logobawah
© Copyright 2007 wWw.Pikirdong.Org
Blogging bareng cerita psikologi.
Bergabung bersama kami berbagi cerita

Bergabung bersama Pikirdong, berbagi bersama kami menulis untuk kebaikan, kumpulan artikel - berbagi cerita psikologi. Sumbang Artikel!

Disclaimer

konsultasi-icon

Konseling terbaik adalah dengan melakukan konseling langsung (tatap muka), konseling melalui email memiliki banyak kekurangan, kekurangan tersebut menjadi pertimbangan dari bias permasalahan yang oleh klien. Jawaban konselor tidak menjamin gambaran keseluruhan permasalahan yang dihadapi oleh klien karena keterbatasan halaman.